Labels:

Titin Pelayan Seksi

Nama saya adi, saat ini saya bekerja disalah satu perusahaan konsultan di Jakarta,saya ingin berbagi pengalaman saya bercinta yang terjadi pada tahun lalu dan kejadian itu akan saya ingat dalam kehidupan saya

Dikantin tempat saya bekerja ada seorang wanita yang menarik hati saya, dia adalah titin yaaa walaupun dia hanya seorang pelayan dikantin tetapi memiliki wajah yang cukup cantik, tinggi titin hanya 168 dan berkulit tidak putih, payudaranya juga tidak terlalu besar, setiap kali saya makan dikantin saya selalu menggodanya dan titin pun tersipu-sipu

Hari itu saya berniat pulang malam karena ada pekerjaan yang harus diselesaikan,dan akhirnya pekerjaan saya selesai kira-kira pada jam 8 dan kantor hanya ada saya, Ob kantor sudah pulang jam 5, pikirku lebih baik pulang malem biar ngga kena macet, disisa waktu saya sempat mendownload beberapa film porno dan juga gambar, tiba-tiba cacing di perutku berisik minta dikasih makan ya sudah akhirnya saya kekantin dan ternyata belum tutup, saya memesan beberapa makanan dan minta diantar keatas

“ neng titin yang cantik, pujaan hati abang… nanti pesenan makannya dianterin keatas ya” goda ku kepada titin, “ iya mas ganteng, pangeran hatikuu.. hahhahhha” sautnya, sambil tersenyum

Tak lama titin pun mengantarkan makanan pesananku “mas ini pesenannya” katanya. “ taruh di meja aq aja tin, aq mau kekamar mandi sebentar” sapaku .. pada saat dikamar mandi saya baru ingat klo notebook belum saya tutup, langsung saya buru-buru keruangan saya, dan saat saya buka pintu ruangan saya melihat titin sedang melihat hasil download gambar-gambar porno saya,akhirnya saya intip saja dari balik pintu,tak lama mengintip terdengar suara rintihan, walaupun ngga keras suaranya, setelah mendengar itu saya penasaran, saya masuk keruangan saya dengan berhati-hati dan pelan, posisi saya berada dibelakang bokong titin dan melihat kearah notebook saya, tenyata dia juga sedang nonton film porno hasil download,ku piker suara rintihan itu dari notebook tersebut tapi ternyata tidak, titin sudah memasukkan tangannya ke dalam celananya, saya kaget ternyata seorang pelayan seperti dia suka seperti ini, titin pun belum sadar klo saya sudah ada dibelakangnya.

Saat itu juga, titin saya peluk dari belakang dan saya cium lehernya, “eehh.. mas..mmmaas.. aappa-aappaain niih..” ujarnya
“aq tau kamu tadi ngapain.. mau tau rasa yang benernya ngga tin” saut ku sambil terus menciumi lehernya

“ttaapii maass, kkaalloo aada yang tttau ggiimmana mmaass” balasnya

“ngga ada siapa-siapa selain kmu sama aq tin” sautku… saya pun langsung membalikkan tubuh titin dan menghadap didepan saya,dan akhirnya bibirku mendarat dibibirnya, titin pun membalas ciumanku,,,lalu saya menuntun titin kesofa yang terdapat diruanganku,dan saya pun mulai melucuti pakaian titin,tapi titin menolak “jangan mas, malu aq, mas duduk aja nti aq lepas sendiri aja”katanya

“tapi mas jangan cerita kesiapa-siapa ya,cukup mas aja..”pintanya,sambil menurunkan celana dan juga pakaiannya

Setelah melepas semua pakaiannya, dan hanya mengenakan bra dan juga celana dalem,titin mendekatiku, dan duduk didepanku, tangannya menuju kecelana ku dan ia pun membuka resleting dan melepaskannya dan menemukan adik kecilku, seperti dalam film porno, titin langsung mengulum penisku,

“ssslluuurppppp….ahhhh..ssslluurrrppp… ahhhhhhh” menjilati kepala penisku, dan terkadang titin juga mengulum buah zakarku, “kmu belajar ini dari mana tin,?sudah pernah ya”tanya ku

“sering nonton film sama dulu diajarin sama pacar sama mas”sautnya sambil mengulum penisku.

Saya pun menarik titin kepangkuanku.. “aq masukin ya tin”kataku.. “iyaa mas, pelan-pelan ya’’pintanya

Penisku pun masuk kevagina titin,awalnya titin merasakan sakit “mmmhmmmm …ppellan ppelann mass..aaahhhh…sshhhsssshhh..mmmmmm”

rintihan titin pun makin menjadi..” aaahhhhhhaaa……..ssshhhhaahhh …mmmmmm..hhhmmm…” kocokanku mendapatkan goyangan pinggl titin yang membuat penisku serasa dijepit didalam
“iya seperti itu tin” pinta ku.. ku ubah posisi bercinta kami, ku letakkan titin daam posisi tidur disofaku,

“mas jangan berhenti, mass.. “ minta titin, tak udah pikit panjang lagi, ku maskkan penisku dan angkat kaki kiri titin kepundak ku.. “ uuuu…aahhhh..sssshhh..mmmmm..ssshhh… sseepprrrtii iituu mmasss..leebih keeras llagi mmaas ssoodokknya..”pintanya kepadaku

“karena ini yang kmu minta tin, aq cepetin kocokkan aq” sautku

“mmmmss..hhhhhmmm…uuuuuu…hhhaaahhhh…terruusskan…….mmassss….mmmmm..ssshhhhh….aaahhhhhhhhmm..mmmmmaaassss….hhmmmm..”rintihan titin semkin keras, seiring kerasnya aq menyodot kedalam vaginanya
“mmasss aakkuu mmaauu ggayaa..nnunngiing mmassss”pintanya, dan kulayani permintaan titin

Setelah ganti posisi kumasukan kembali penisku yang masih keras kedalam vaginanya titin, suara titin semkin membuatku bernafsu untuk terus menodok kedalam vaginanya

“aaaahhhh..mmmmaaassss…ssshhhhhmmm..uuuuuu..aaaahhhhhh…mmmmm..sssshhhh.. seepperrtii iniii masss…ttterruuss mmasss…” sodokankan pun saya percepat titin pun terlihat kelelahan, tapi dia tetap minta disodok terus… “tterruss massss”dengan nada lemasnya

Dan akhirnya saya mengganti posisi, titin dalam posisi tidur dan kedua kakinya saya angkat keatas, kumasukkan kembali penisku dan kusodok

“aaaaahhh mmmmassssss…tteeruuss..aaahhhh..ssshhhh..mmassss….aaakkuu mmaauu keeluuar mmass…hhhaahhhaahhhaaa…ssshhhhhhhhh.mmmmmaaaaaaassssss..ammppuunnnn”titin meminta permainan kmi diselesaikan, karena dia sudah tidak sanggup, tapi saya mengabaikannya dan masih saja tetap mengocok vaginanya

“mmmasss..uudddahhhh…”

“sebntar lagi tin”

Dan akhirnya saya mencapai pada klimaks.. dan saya membanjiri payudara titin dengan sperma

“mas janji ya jangan kasih tau siapa-siapa”

karena terlalu lama, akhirnya setelah kejadian itu titin tidak sering lagi naik keatas mengantarkan pesenanku.. tapi sesekali pernah juga naik keatas dan kami pun mengulangi kembali tetapi durasinya tidak lama.. hanya 10 menit..

0 comments:

Post a Comment